Selamat Datang Di Situs Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Barat

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Barat

Rabu 25 April 2018
KPU Kabupaten Mamuju

Berita Terbaru

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Barat

Sep23

Kampanye Pemilukada Polman : DIMINTA UTAMAKAN ETIKA

E-mail Print PDF

Oleh : Usman Suhuriah

(Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Barat)

Pelaksanaan Kampanye Pemilukada Kabupaten Polewali Mandar (Polman) yang telah berlangsung beberapa hari terakhir ini  hakekatnya merupakan kesempatan para calon kepala daerah dan wakil kepala daerah  untuk  menawarkan visi misi mereka kepada para calon pemilih. Namun demikian dalam kesempatan kampanye ini ada hal yang sangat penting diutamakan yaitu adanya pertimbangan etika. Pertimbangan etika dimaksud adalah para pihak bisa saling menghargai dan  menjunjung tinggi nilai kebersamaan, kepantasan terutama pada tahap pelaksanaan kampanye. Pertimbangan etika ini tidak lain adalah mengutamakan nilai yang selama ini dijunjung tinggi oleh masyarakat kita, sebagaimana misalnya  filosofi sipilapa'I sisamboiyyang siri' (tak saling membuka aib).

Berdasarkan konsepsinya, kampanye itu dilakukan dalam rangka menawarkan pengaruh kepada para pemilih. Tujuannya agar para pemilih dapat memilih yang bersangkutan berdasarkan ide dan gagasan para calon secara kompetitif. Gagasan dan ide atau dalam bahasa UU menyebut visi dan misi para calon itulah  yang dikampanyekan. Jadi tidak ada lain dikampanyekan hanyalah ide dan gagasan atau visi keberhasilan para calon seandainya terpilih di pemilukada kedepan.  Sehingga secara konsepsional kompetisi para calon adalah memasarkan ide dan visinya kepada masyarakat dan  tidak ada sama sekali ruang dalam kampanye itu untuk menjelekkan satu dengan lainnya. Pelaksanaan kampanye atau beberapa kegiatan yang berkaitan dengan pelaksanaan tahapan pemilukada sejatinya bisa menjadi sumber belajar oleh warga masyarakat. Ajang untuk melihat kearifan para tokoh politik lokal kita,  pimpinan daerah, tokoh partai.   Juga menjadi tempat untuk menimba nilai yang baik dan bijaksana melalui agenda politik lokal bernama pemilukada ini. Sehingga sama sekali kita tidak berharap akan ada praktek yang sebaliknya oleh semua pihak dalam menghadapi pemilukada ini. Misalnya ini akan jadi ajang saling hina, menjelekkan. Karena bila demikian pandangan kolektif masyarakat terhadap pemilukada bukannya akan melihatnya secara positif malah akan dilihat bahwa pemilukada itu negatif.

Menyinggung posisi penyelenggara berdasarkan fungsinya sebagai penyelenggara yang harus profesional, tertib, akurat dalam bekerja diminta tegas dalam mengambil sikap, serta senantiasa menjaga sikap yang independen. Kita tidak ingin ada penyelenggara dicurigai tidak netral. Sehingga jika ada indikasi yang bisa diverifikasi dan terbukti tidak netral atau memihak ke salah satu peserta pemilukada, itu harus diberi sanksi pemecatan dalam kesempatan pertama dan cepat.   Demikian juga dengan pihak pemerintah daerah diminta untuk memberikan keberpihakannya secara positif. Pemerintah daerah dengan perangkat birokrasinya, dimana seringkali dicurigai tidak netral maka untuk kesempatan ini diharapkan bisa  bekerja sebagaimana mestinya. Yakni bekerja memfasilitasi kepentingan seluruh pihak tanpa kecuali berdasarkan azas jujur dan adil. Kita berharap pelaksanaan pemilukada Polman ini berjalan sukses aman dan tanpa gangguan. Berharap bahwa pemilukada merupakan momentum penting menuju kepada kebaikan bersama. Bukan sebaliknya. //

Last Updated ( Senin, 23 September 2013 05:12 )
 
Sep23

WORKSHOP JURNALISTIK UNTUK PEMILU 2014

E-mail Print PDF

Media massa adalah intrumen penting dalam proses tahapan pemilihan umum.

Media massa mampu menyampaikan informasi dan menjangkau secara cepat ke masyarakat. Media massa dapat mendorong tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilu. Ia mudah diakses oleh siapa pun dan di mana pun.

Hal di atas dikemukakan oleh komisioner KPU Sulbar, Adi Arwan Alimin, dalam workshop jurnalistik untuk pemilu 2014. Adi yang bertindak sebagai pemateri tunggal dalam workshop tersebut, lebih lanjut mengemukakan bahwa akan lebih banyak lagi program dari KPU Sulbar yang akan melibatkan media massa secara langsung. Perhatian terbesar saat ini mengarah pada pendidikan bagi pemilih pemula. Kualitas pemilu di masa depan bergantung pada kualitas pendidikan bagi pemilih pemula saat ini. Media massa diharapkan turut membantu dalam pendidikan bagi pemilih pemula. KPU Sulbar, telah dan akan membuka sekolah pemilu bagi sekolah setingkat SMU yang ada di wilayah Sulbar.

Workshop diadakan oleh KPU Sulbar pada hari Sabtu, 21 September 2013, di salah satu hotel di kota Mamuju. Peserta berjumlah 27 orang berasal dari awak media yang ada di Sulbar, baik lokal maupun nasional.

Kegiatan ini bertujuan selain untuk menjalin kerja sama dengan media massa, juga untuk memberikan gambaran bagaimana meliput pemilu. Dalam workshop yang penuh dengan games dan simulasi ini, terungkap harapan bersama akan terwujudnya suatu pemilu yang bersih, jujur dan adil. Juga harapan akan rasa aman sebelum dan sesudah pemilu.

Peserta menanggapi workshop ini dengan sangat positif. Seperti diungkapkan oleh M.Ilham, peserta dari harian Radar Sulbar, “Apa yang dilakukan oleh KPU (Sulbar) hari ini adalah sebuah hal positif. Media (massa) mempunyai peran membangun opini di masyarakat. KPU sebagai penyelenggara (pemilu) tidak akan dapat bekerja maksimal tanpa bantuan stakeholder lain termasuk peranan media massa.“


(shw/d2n) //

Last Updated ( Senin, 23 September 2013 03:49 )
 
Sep22

PENYUSUNAN RKA-KL 2014

E-mail Print PDF

Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKA-KL) untuk Komisi Pemilihan Umum Sulawesi Barat (KPU Sulbar) dilaksanakan selama 3 (tiga) hari. RKA-KL disusun untuk tahun anggaran 2014. Kegiatan berlangsung di salah satu hotel di kota Mamuju dari 20-22 September 2013. Peserta berjumlah 16 orang, berasal dari internal KPU Sulbar dan KPU Kabupaten se-Sulbar. Komisioner KPU Sulbar, Adi Arwan Alimin, membuka jalannya kegiatan.

(shw/d2n) //

Last Updated ( Minggu, 22 September 2013 17:04 )
 
Sep17

DIKLAT UNTUK PENGELOLA KEUANGAN

E-mail Print PDF

 

Mengelola anggaran menggunakan ilmu pengetahuan.

Menyadari hal ini, Komisi Pemilihan Umum Sulawesi Barat mengadakan pendidikan dan pelatihan (diklat) perbendaharaan. Diklat yang diperuntukkan bagi pengelola keuangan dan calon pengelola keuangan ini diikuti oleh 22 peserta. Mereka berasal dari lingkup KPU Sulbar dan KPU kabupaten se-Sulbar.

Selama 4 (empat) hari, dari 16-19 September 2013, peserta diberi berbagai macam materi. Pemateri berasal dari KPU RI, internal KPU Sulbar, KPPN Mamuju, dan Inspektorat Sulbar. Diklat perbendaharaan yang telah keduakalinya diadakan oleh KPU Sulbar ini, dilaksanakan di salah satu hotel di kota Mamuju. Pembukaan diklat, dilakukan oleh Sekretaris KPU Sulbar, Abdul Rahman Syam.

Dalam kata sambutannya, Rahman mengingatkan bahwa pengelola anggaran di KPU wajib dibekali ilmu pengetahuan. Hal ini disebabkan, untuk penyelenggaraan pemilu dialokasikan dana yang tidak sedikit. Dengan berbekal ilmu pengetahuan, pengelolaan anggaran dapat berlangsung dengan baik.


(naskah : shw/d2n / photo : shw) //

Last Updated ( Selasa, 17 September 2013 10:12 )
 
Sep17

SOSIALISASI PEMUTAKHIRAN DATA PEMILIH

E-mail Print PDF

Ketua KPU Sulbar, Usman Suhuriah, membuka jalannya sosialisasi.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Barat menggelar sosialisasi pemutakhiran data pemilih. Kegiatan dilaksanakan di salah satu wisma di kota Mamuju pada Senin, 16 September 2013. Peserta adalah para pemangku kepentingan pemilu 2014 seperti calon anggota DPD, parpol peserta pemilu 2014, Bawaslu, Kajari, Dandim, dan Kapolres.

Dalam sosialisasi ini, selain membahas masalah Daftar Pemilih Tetap (DPT), dibahas pula : mekanisme dan langkah-langkah KPU terkait pendidikan pemilih, tata cara dan pedoman kampanye, serta sosialisasi penanganan sengketa pemilu.

Dalam sambutannya, Ketua KPU Sulbar, Usman Suhuriah, menyatakan bahwa KPU Sulbar berkomitmen menyelenggarakan pemilu sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Merespon secara cepat dan positif persoalan-persoalan yang timbul. Respon dapat dilakukan apabila seluruh stakeholder memberikan perhatian yang sama terhadap pelaksanaan pemilu 2014 ini.

“Azas-azas penyelenggaraan pemilu dapat dicapai apabila mendapat respon yang memadai dari semua pihak. Semakin partisipatif penyelenggaraan pemilu, semakin mungkin tercapai tujuan-tujuan subtansi yang mendasari penyelenggaraan pemilu,” demikian Usman menegaskan.

Di penghujung acara, dilakukan penandatanganan deklarasi kesepakatan bersama untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan perhelatan pemilu 2014 di wilayah Sulawesi Barat.


(naskah & photo : shw)

//
Last Updated ( Selasa, 17 September 2013 06:53 )
 
More Articles...
Page 23 of 27


Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Barat
Jl. Soekarno-Hatta No.27 Mamuju - Sulawesi Barat.
Telp: 0426-21482 Fax.: 0426-21482 E-mail: info@kpu-sulbarprov.go.id
www.kpu-sulbarprov.go.id